• English (17)
  • Bahasa Indonesia (17)
  • Another Archive

    Posted by Paulus T on Nov 25th, 2007
    2007
    Nov 25

    I found another archive in my old files. Here for you to enjoy.

    Dendam
     
    Hatiku sedang terbakar API LAKNAT
    Maaf, bukan ku ingin jahat,
    tapi kau tanamkan dendam yang melekat
    lekat di hati hingga sulit tuk lepas
     
    Kau terus menyerang dan menginjak
    sedang kau sendiri terus melunjak
    simpan gertakmu untuk anak anak..
    yang lain boleh gentar, tapi maaf aku tidak..
     
    Baru saja kau nyalakan api
    api laknat yang membakar hati
    kau kobarkan dendam dalam hati
    awas meledak, sempatkah kau lari sembunyi ..
     
    Paulus T.
    ENTAH
     
    entah apa yang di kepala
    entah pula yang dirasa
    terasa kini hanya hampa
    seakan hilang sang asa
     
    semakin besar rasa cinta
    besar pula kudapat gundah
    tak tahu mengadu ke mana
    tumpahkan sesal yang kurasa
     
    tak ada lagi air mata
    seakan semua telah sirna
    menguap hilang di udara
    bersama asa dalam dada
     
    belum lama keluarkan tawa
    belum puas rasakan suka
    tiba tiba kini telah punah
    sirna entah ke mana
     
    apa salah telah kubuat
    apa dosa telah kutanam
    mencoba cari tahu
    jawabnya entah dan entah
     
    Paulus T.

    My Poetry

    Posted by Paulus T on Nov 23rd, 2007
    2007
    Nov 23

    These are poetry I wrote years ago on some pages in my workbook. I share them here, so I won’t lose them one day. Most of them were wrote in Indonesian. May be next time I will try to write in English.

    WANITA
     
    Makhluk yang cantik
    makhluk yang unik
    penuh masalah pelik
    namun mengapa begitu menarik
     
    Akukah yang gila
    atau begitukah adanya
    Dia racun bagi dunia
    tapi dia pulalah yang jadi madunya
     
    Geraknya mempesona
    Lenggoknya buatku terpana
    diripun jadi terlena
    karna iman ikut melemah
     
    Di telapak kakinya terdapat SORGA
    diapun sanggup jerumuskan kau ke NERAKA
    Aku takut padanya – aku benci padanya
    aku pun cinta padanya
     
    Dari sekian banyak yang ada
    hanya sedikit yang jadi permata
    Janganlah memilih dengan mata
    biarlah nurani yang berkata
     
    wanita..........
     
    DI MANAKAH RUSUKKU ??????
     
    Paulus T.
    TAKKAN HENTI
     
    Jalan hidupku memang sulit
    berbatu, dan terjal berbukit
    kupunya cita yang tingginya lebihi awan
    kucari cinta yang hilang di dasar lautan
     
    Tapi aku akan tetap menyelam dan mendaki
    bila kuat, ku akan berlari
    kan merangkak, saat tak sanggup berdiri
    namun.. ku takkan berhenti
     
    Ku kan mendaki menggapai cita
    ku kan menyelam mencari cinta
    walau ku tak tahu berapa lama
    tapi berhenti, ku takkan pernah
     
    Paulus T.

    Right now, I can only post these two. I still trying find my old notebook where I use to wrote all the poem. I will post them here after I found it.